--> 2022-07-17 | CITY

Search This Blog

Powered by Blogger.

Pages

7/17/2022

no image

Jangan dipisah-pisah Antara Istighfar dan tobat

Allaahummaghfir...

secara harfiah istighfar merupakan kalimat memohon ampun,kepada allah Swt, dengan mengucapkan kalimat Allahummaghfir atau astaghfirullah"Ya Allah Ampunilah,,hingga aku memohon ampun kepada allah.Kalimat istighfar boleh kita ucapkan dalam Bahasa Arab maupun bahasa ibu (daerah)
yangsemakna dengan bahasa tersebut. tobat berasal dari kata taaba-yatuubu-taubatan,yang makna harfiahnya Kembali.

Maksud kembali dari perbuatan dosa kejalan yang benar atau perbuatan yang  baik.yang dimaksud dengan kembali kejalan yang benar yaitu kembali kepada allah dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan dosa yang pernah kita lakukan sebelum.

Nah,yang dimaksud dengan istighfar ialah mengucapkan kata-kata yang berisikan permohonan ampunan kepada allah, sedang yang dimaksud dengan tobat ialah menghentikan segala perbuatan dosa, yang pernah dilakukan dan kembali kejalan allah dengan mengikuti perintah-perintahNya,meninggalkan larangan-larangannya.dan melaksanakan segala kebajikan dengan ikhlas KarenaNya.

Antara Istighfar dan tobat tidak dapat dipisahkan-pisahkan. tanda seseorang bertobat antara lain dengan membaca istighfar. oleh karena itu, istighfar dikatakan sebagai wujud konkret adanya kemaunya dan keinginan seseorang bertobat kepada Allah.Bertobat kepada allah tidak cukup dengan mengucupkan kalimat istighfar, tetapi harus disertai dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan dosa yang sebelumnya dilakukan.

Istighfar dan tobat merupakan satu-kesatuan amaliyah. istighfar adalah bentuk ucapan dengan kalimat tertentu, sedangkan tobat adalah bentuk tindakan konkrit,inilah pengertian istighfar dan tobat yang dikenal oleh para ulama dan kaum muslim sejak dulu kala hingga sekarang.
Siapa keluarga Imran (diabadikan didalam Al-Qur'an

Siapa keluarga Imran (diabadikan didalam Al-Qur'an

Iman kita tidak akan pernah sempurna kecuali jika diiringi  dengan amar ma'ruf dan nahi munkar.ketika kita mengajak orang lain disekitar kita pada kebaikan,maka kita telah menyelamatkan iman kita.sebagai contoh,jika kita belum mampu menundukkan pandangan dari hal-hal yang dilarang,kemudian anda memperingatkan orang lain untuk menundukkan pandangan dan bertaqwa kepada Allah.maka tanpa sadar kita akan juga untuk menundukkan pandangan.

Kenapa bisa begitu?sebab setiap saat kita akan ingat bahwa 
kita telah memperingatkan orang lain.dengan demikian,
memperbaiki orang lain adalah cara untuk memperbaiki diri sendiri.ketika kita mengajak orang lain kejalan kebaikan,insyaallah...
maka kita akan terdorong untuk menjadi lebih baik.
Keluarga Imran adalah salah satu dari sekian keluarga.keluarga mereka mulia karena iman.

Nama keluarga ini terukir kekal dalam Al-Qur'an hingga hari kiamat nanti.Keluarga Imran adalah keluarga para nabi,keluarga yang sangat mulia.Ia terdiri atas seorang kakek yang bernama Imran.istrinya itu seorang wanita shalehah yang tidak diketahui namanya.


Meski demikian,peran wanita ini sangat besar dalam menjaga citra dan keshalehan keluarga Imran.Dari rahim wanita mulia ini Allah swt, menganugerahkan dua orang putri.

Putri pertama menikah dengan Nabi Zakariya,sedangkan putri kedua adalah Maryam.dia lahir dalam senggang waktu yang cukup lama setelah putri pertama. dari rahim putri sulungnya lahirlah seorang Nabi yang bernama Yahya,sementara putri bungsu melahirkan Nabi Isa.Sebuah keluarga mulia,Agung,serta bertaqwa.keluarga para nabi.

Nama keluarga ini kekal dalam Al-Qur'an hingga hari kiamat nanti.hal itu karena keluarga itu merupakan keluarga yang beriman.ukuran sebuah keluarga hanyalah dari sisi keimanan,ketaqwaan,
kesucian,dan keharmonisan.




Tapi coba kita lihat saat ini,kira-kira ukuran apa yang digunakan dalam menilai sebuah keluarga?
mungkin apakah ukurannya hanyalah dari keturunan,pangkat,bahkan jabatan?

Keluarga Imran adalah salah satu dari sekian keluarga.keluarga mereka mulia karena iman.

Para orangtua,keluarga adalah amanah dipundak anda
pada hari kiamat nanti,Allah akan meminta pertanggungjawaban.
kewajiban ini.

Dalam Al-Qur'an,ada satu surah yang diberi nama dengan keluarga mereka.
Betapa mulia dan bangganya keluarga ini hingga mendapatkan kedudukan seperti ini.Dengan tekad untuk menikah,sebenarnya kita sudah meletakan fondasi dasar untuk mendirikan sebuah bangunan yang bernama (KELUARGA).