--> 2021-12-26 | CITY

Search This Blog

Powered by Blogger.

Pages

12/26/2021

FUNGSI PENGUKURAN TINGGI

FUNGSI PENGUKURAN TINGGI

#FUNGSI PENGUKURAN TINGGI#

Pengukuran Tinggi Atau High Gauge merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengukur ketinggian serta memeriksa ukuran tinggi suatu benda kerja dan sekaligus dapat difungsikan sebagai penanda atau pelukisan pada bagian benda yang diukur atau garis gambar. 

Alat ini merupakan alat khusus hanya digunakan untuk mengukur ketinggian suatu benda yang kemampuannya lebih teliti dan akurat jika dibandingkan dengan pengukuran tinggi dengan menggunakan Mistar,meter gulung.hanta saja alat ini mempunyai kemampuan ukur terbatas.

Bagian-bagian pengukuran tinggi pengukur tinggi dilengkapi dengan pembagian ukuran terkecil sampai 1mm dan 1/20 begitu pula sorong pembagian mempunyai pembagian terkecil sampai 0.01mm dan 0.001
sorong pembagian dapat naik turun menurut ukuran tinggi yang diperlukan.untuk menentukan Tingkat ketelitian Alat ukur.akan sangat ditentukan oleh skala yang ada pada alat ukur itu dan perbandingan antara benda ukur dengan yang diukur sama/mendekati berikut ini :




• Teliti yang dihubungkan dengan hasil suatu pengukuran 
persis atau mendekati sama dengan ukuran tertentu.
misalnya pada suatu alat diberikan ukuran,lalu kita cek alat tersebut dengan mistar ingsut,ternyata hasil pengukuran yang diperoleh sama dengan ukuran yang tertera pada alat tersebut,
maka maka hal ini disebut teliti.

•  Teliti dihubungkan dengan proses pengukuran.jika alat tersebut diukur dengan alat yang sama dan ketelitian yang berbeda misalnya alat dengan ketelitian 0.1mm dan 0.02mm. maka hasilnya kemungkinan berbeda.perbedaan 1 dan 2 Skala untuk alat ukur yang teliti akan menghasilkan ukuran yang berbeda,jika dilakukan dengan prosedur pengukuran yang tidak tepat.

Untuk membaca hasil pengukuran dari suatu alat ukur,terlebih dahulu
harus ditentukan tingkat ketelitian dan sifat alat ukur tersebut.dalam menentukan ketelitian dari suatu alat ukur sebaiknya terlebih dahulu
pemakai alat ukur tersebut mengetahui sifat-sifat dari alat 
ukur itu.

Disamping mampu mengukur alat ukur itu juga harus dapat  membedakan perubahan kecil dari benda ukur.kepekaan dari suatu alat ukur ditentukan oleh mekanisme perubahan dan harganya dapat diketahui dengan  cara membuat
grafik antara harga yang diukur dengan pembaca skala.

ZERO STABILITY

Jika Alat ukur kembali pada posisi semula maka harus dapat kembali pada posisi Nol.panjang Skala nenius pada rahang geser 9mm,Yaitu lurus pada setiap ke 9 rahang tetap.banyaknya setrip pada rahang gerak 10.maka Jarak 1
Setrip Adalah 0,9mm.Sedang 1 Setrip pada rahang tetap adalah 1mm.sehingga Selisihnya=1-0.9=0,1mm.Jadi mistar ingsut tersebut mempunyai ketelitian 0,1mm.Nah,jika panjang skala nonius 19mm dan banyak setrip pada skala nonius 20 maka jarak 1setrip skala Nonius 19/20mm,sedang jarak 1Setrip.

Pada Rahang Tetap 1mm.maka ketelitian mistar ingsut tersebut adalah 19/20mm=1/20mm Atau 0,05mm. untuk mistar ingsut yang memiliki pajang skala nonius 40mm
dan banyak setripnya 49 Bagian,dimana ketelitian mistar ingsut tersebut yaitu 1-49/50=1/50mm Atau 0,02mm.

Berbeda dengan halnya pada alat ukur yang hanya mempunyai skala utama saja misalnya,mistar baja,meter gulung,alat ukur ini tidak mempunyai Tingkat ketelitian yang
tinggi atau dapat juga disebut pengukuran kasar.

HASIL PENGUKURAN 

Alat ukur yang digunakan.pembaca hasil pengukuran akan sangat ditentukan oleh keberhasilan Alat ukur,cara penempatan sensor ukur
atau mulut ukur,posisi angka nol dan kesejajaran mulut ukur jika mempunyai dua mulut ukur. posisi sewaktu melakukan pengukuran dan sebagainya.

Faktor penting yang harus diperhatikan dalam mendapatkan 
pengukuran yang baik yaitu kemampuan  dari operator Atau Sipengukur dalam  membaca skala dan  mengerti  akan tingkat ketelitian suatu alat ukur.dimana dengan jenis Alat ukur yang sama belum tentu mempunyai tingkat ketelitian yang sama misalnya :

• Pengukuran Jangka Sorong imperial dengan tingkat ketelitian Skala utama 1/16 dan Skala Nonius 1/128" penunjukan ukurannya 1 3/128 dalam sistem Matrik (MILIMETER)satu garis dalam Skala Nonius ialah 0.1mm.Pembacaan pada Skala menunjukan 26 09mm=26,9mm.
Mikrometer dengan Sistem Pengukuran imperial(inchi) dengan tingkat ketelitian 1/10000 dimana jarak satu garis ke garis lainnya atau 0,001pada Skala Nonius dan Skala utama seharga1/10dengan pembagian skala pembacaan ukuran.
Sistem pemasangan hantaran digunakan untuk kabel yang berat dan mempunyai isolasi yang kuat

Sistem pemasangan hantaran digunakan untuk kabel yang berat dan mempunyai isolasi yang kuat

Pengerjaan serta kebenaran pengawatan dapat dilakukan melalui prosedur setiap Rangkaian.oleh karenanya Alat ukur dalam instalasi dapat digunakan untuk mengetahui adanya tidak aliran Listrik dalam suatupenghantar,baik hubungan atau sambungan pada penghantarkebocoran yang terjadi pada penghantar maupun isolator dan adanya hubungan singkat yang terjadi pada suatu instalasi.


TESPEN,digunakan untuk
   mengetahui adanya
   Aliran listrik dalam suatu
   penghantar bentuk
   sudah menjadi satu
   dengan batang obeng
   yang terbuat dari
   bahan plastik.

Sistem pemasangan hantaran digunakan untuk kabel yang berat dan mempunyai isolasi yang kuat

MULTIMETER,biasanya
   digunakan untuk
   mengetahui baik tidaknya
   hubungan-hubungan atau
   sambungan penghantar
   dalam suatu
   instalasi.dengan menggunakan
   Multimeter juga
   dapat diketahui pemasangan
   instalasi yang
   meliputi,Pemasangan
   kabel,penyambungan dan
   pekerjaan lainya dalam
   instalasi,multimeter juga dapat
   dipakai untuk mengukur
   besarnya
   tegangan listrik yang mengalir
   didalam suatu penghantar
   misalnya tegangan fasa dengan
   nol atau antara fasa dengan fasa.

•  MEGGER,merupakan alat ukur
   yang presisi yang dapat
   digunakan
   untuj mengukur tahanan dalam
   batas tidak terhingga.dengan 
   menggunakan megger
   pengukuran
   suatu instalasi hasilnya akan
   lebih
   baik dari pada menggunakan
   multimeter, karena selain dapat
   mengetahui adanya hubungan
   singkat juga dapat mengetahui
   adanya suatu kebocoran yang
   terjadi pada penghantar ataupun
   pipa pelindung.

•  RAK KABEL,seperti fungsinya rak
   kabel biasanya diletakan
   Horizontal atas digantung pada
   langit-langit. rak kabel dapat
   dipakai untuk menempatkan
   kabel yang banyak serta kabel  
   kabel yang berat atau besar.
   Disusun rapi
   dan diikat bersamaan tali agar
   tidak bergerak,rangkaian ini
   biasanya digunakan pada
   instalasi
   tenaga dan penerangan, dimana
   untuk instalasi penerangan
   biasanya penghantar dimasukan
   kedalam pipa paralon
   instalasi.oleh karena rak kabel
   mudah dalam pemeriksaan serta
   menambah instalasi yang baru.

Sistem pemasangan hantaran digunakan untuk kabel yang berat dan mempunyai isolasi yang kuat terhadap gangguan mekanis.ini biasanya digunakan pada instalasi tenaga dan pada instalasi penerangan jarang digunakan, dan
kalau pun ada biasanya penghatarannya dimasukan kedalam pipa instalasi.dengan lempeng-lempeng besi Sistem pemasangan hantaran digunakan.
Atau kayu sehingga kabel tidak kelihatan dari luar.perlu diperhatikan agar jangan sampai  ada air didalam  parit kabel.
ada dua mekanisme pemasangan didalam pipa.

• Pemasangan hantaran didalam 
   pipa banyak digunakan pada
   instalasi penerangan maupun
   tenaga dan biasanya
   dikombinasikan dengan sistem 
   yang lain.Ditinjau dari
   pemasangan pipa instalasi listrik
   dapat dibagi menjadi dua
   cabang:

• Pemasangan pipa timbul dapat
   dilakukan dua cara yaitu
   pemasangan rapat dengan
   dinding dan pemasangan yang
   ditinggikan.serta pemasangan       
   rapat digunakan sengkang  
   atau klem penguat dan
   untuk pemasangan yang
   ditinggikan digunakan klem
   dan pelana.pemasangan yang
   ditinggikan mempunyai
   keuntungan lebih tahan lembab
   yang ditimbulkan oleh dinding.

Pemasangan pipa sejajar dapat digunakan klem tunggal dan klem majemuk,sedangkan untuk pemasangan pipa pinggir/sudut digunakan klem setengah.untuk 
menguatkan klem pada landasan kayu harus menggunakan paku sekerup dan jangan menggunakan 
paku biasa.

PEMASANGAN TANAM #

Bangunan tembok umumnya dipasang instalasi listrik dengan sistem pipa tanam dan sistem ini dapat dikerjakan pada bangunan yang sudah jadi maupun bangunan yang sedang dikerjakan pembuatannya pada bangunan yang telah jadi sudah barang tentu sebelum pipa dipasang harus dibuat dahulu saluran pada tembok sampai menembus pasangan bata padaumumnya untuk menempelkan pipa sepanjang saluran tembok digunakan paku yang dipakukan dari kiri kanan pipa kemudian paku tersebut.

Diikat dengan kawat,sebaiknya paku dipasang miring agar setelah diikat dapat menjepit pipa dan tidak mudah lepas setelah pipa dijepit dengan kawat, saluran pipa ditutup dengan semen sampai rata semula.

Pada dasar landasan dimana akan dipasang roset sebaiknya diberi pasangan adukan semen dengan pasir halus.Roset dipasang dengan sekerup kayu pada waktu adukan semen masih agak basah dan sekerup tersebut harus menembus pasangan semen sehingga apabila semen kering roset dapat terpasang kuat.

Pipa yang digunakan didalam instalasi listrik ada banyak jenis diantaranya pipa baja, Pipa PVC serta pipa fleksibel. untuk pemasangan terbuka pada dinding kayu pemakaian pipa baja lebih menguntungkan dari pada menggunakan pipa PVC,karena pipa baja lebih tahan lama dari gangguan mekanik mampu dinamis.
sedangkan pipa PVC mempunyai ketahanan yang lebih baik.pipa Fleksibel adalah pipa yang mudah dibengkokan atau dilekuk.
digunakan untuk saluran kabel dari ujung pipa terakhir keterminal alat pemakaian tenaga listrik pipa harus dipasang tegak lurus atau mendatar dan hal yang perlu.
MEMERIKSA KETEPATAN UKUR

MEMERIKSA KETEPATAN UKUR

Banyak cara yang dilakukan oleh juru Teknik dalam melakukan proses pengukuran semuanya itu bertujuan untuk mendapat hasil yang maksimal pengukuran 

seakurat mungkin Hal tersebut akan sangat tergantung pada jenis,

bentuk,posisi Bahkan temperatur dari benda ukuran Ataupun Alat ukur yang digunakan. sesuai dengan jenis-jenis pengukuran yang biasanya dilaksanakan, maka alat ukur pun ada beberapa macam,dengan cara pemakaian yang berlainan, oleh karena sifat Alat ukur dapat dibagi :


MEMERIKSA KETEPATAN UKUR

Pengukuran Langsung merupakan alat ukur langsung,hasil pengukuran dapat langsung dibaca alat ukur tersebut misalnya:Mikrometer, jangka sorong,mistar ukur. 

• Pengukuran Tak langsung merupakan alat ukur jenis Pembanding atau pembantu dan standar.hasil pengukuran diukur oleh ukur langsung. 

• Pengukuran dengan kaliber batas (LIMIT GAGE) merupakan pengukuran menggunakan Alat ukur Batas.Pengukuran tersebut tidak menentukan ukuran suatu dimensi dengan Pasti,melainkan hanya menunjukan apakah dimensi tersebut terletak didalam atau di luar daerah Toleransi.

Cara pengukuran seperti dimaksudkan untuk mempercepat pemeriksaan atas produksi massal,dan alat ukur yang digunakan adalah jenis kaliber GO serta No GO GAUGES. Pengukuran Dengan cara membandingkan yaitu pengukuran dengan cara ini tidak menentukan dimensi atau pun toberansi suatu benda ukur secara Langsung.Pengukuran dengan cara ini menggunakan perbandingan dengan Standart misalnya untuk pengecekan serta pemeriksaan bentuk konis. 

SEDERHANA ALAT UKUR 

Lakukan berulang-ulang dengan posisi yang berpindah-pindah untuk benda batang bulat.Mengukur Benda bulat dengan jangka bengkok.pastikan kaki jangka menempel pada benda yang diukur dengan Tekanan sedangkan Gerak Gerakan jangka itu untuk mempertimbangkan impitahnya. Apakah terlalu keras ataukah terlalu temah,impitan yang baik adalah bila jangka itu dapat terlepas atau meluncur oleh beratnya sendiri. 

Ketika melakukan pengukuran,hendaknya jangka dipegang pada bagian sendinya Mengukur benda dengan jangka bengkok,impitkan kedua kakinya pada benda kerja dengan tekanan sedangkan Gerak-gerakan jangka itu untuk mempertimbangkan impitannya itu apakah terlalu keras atau terlalu lemah.

impitan yang baik adalah bila jangka dapat terlepas serta meluncur oleh beratnya sendiri. Jika jarak pengukuran kurang besar ketukanlah perlahan pangkal jangka itu pada landasan dengan cara ini, kedua kakinya akan meregang sebaliknya jika bukaan kaki jangka terlalu besar ketukkan bagian sisi jangka,cara menambah serta mengurangi kaki jangka bengkok. Mengukur dan pembacaan ukuran untuk mengetahui hasil pengukuran, tempatkan salah satu kaki jangka itu pada ujung Mistar baja dan kaki lainnya pada garis-garis ukuran Mistar tersebut,adalah keliru bila kedua kaki jangka itu ditempatkan ditengah - tengah Mistar Sehingga Hasil pengukuran tidak tepat. 


DENGAN JANGKA KAKI PENGUKURAN 

Bila kita mengukur benda kerja,Maka kedua kaki gerak-gerakan maju mundur. tekanan kaki tersebut harus tepat.tidak boleh terlalu keras dan jangan pula terlalu lemah. bila terlalu keras,maka ukuran yang dihasilkan akan lebih besar dari pada yang sebenarnya, karena waktu jangka itu dikeluarkan dan lubang yang diukur akan mengeper atau mengambang keluar. mengeluarkan kaki jangka dan lubang yang tidak boleh secara tegak lurus.Melainkan harus diininingkan sedikit sehingga kedua kaki itu tidak bergeser pada benda kerja.

Hal tersebut agar tidak merusak kaki jangka maupun benda kerja.Menentukan ukuran dengan menggunakan Alat ukur lain Seperti mistar,Mikrometer dan alat ukuran lain dengan cara menempatkan kaki jangka pada garis ukur atau Skala yang ada pada alat ukur.

PENGUKURAN SUDUT

 Mengukur Sisi miring benda menggunakan busur derajat Cara pengunaan : 

• Bersihkan permukaan baja dan busur baja dan benda ukur. aturlah kedudukan dari batang pemegang dengan mur pengencang. 

• Rapatkan serta impitkan dengan sejajarankan bidang busur baja dengan bidang dan sudut yang diukur.  

• Jika sudah yakin sudut yang diukur itu berimpit/rapat,Maka kunci dengan kencangkan Mur penguncianya,dan bacalah sudut yang didapat. Dengan memilih Alat ukur dan cara pengukuran yang tetap diharapkan dapat menghasilkan pengukuran yang baik.hal ini tergantung pada kondisi benda ukur,alat ukur dan ketentuan-ketentuan hasil yang diinginkan Pemakaian jangka sorong : 

• Periksa kedudukan garis Nol serta kesejajaran permukaan kedua Rahang,Apabila hendak mengukur tebal benda kerja,tempatkan kedua mulut ukur (Rahang Bawah) diantara Objek ukuran dengan rapat dan tepat.

• Apabila hendak mengukur kedalam lubang bertingkat atau bagian, bertingkat tempatkanlah lidah ukur menyentuh dengan rapat dan tepat pada bagian yang bertingkat.Penekanan Hendaknya terlalu kuat. pengukuran jangan menggunakan ujung rahang tetapi diusahakan agar masuk kedalam.Setelah posisi pengukuran tepat,kencangkan baut pengikat kemudian kita baca hasil dari pengukurannya. 

MEMERIKSA KETEPATAN UKUR Sebelum Mikrometer digunakan untuk pengukuran pada benda sebaiknya periksa dahulu ketepatan ukurannya adalah sebagai berikut: 

 • Rapatkan poros geser pada alasnya untuk mikrometer 0:25mm atau dengan Mal ukur untuk mikrometer lebih dan 25mm. kemudian lihatlah garis ukur tabung putar,jika garis 0 pada tabung segaris dengan garis 0 pada tabung putar. berarti keadaanya mikrometer itu baik. jika kedudukan tidak tepat,maka hal ini harus diperbaiki dengan kunci khusus. Setiap kotak Mikrometer terdapat kunci dan sebuah Mal.kunci tersebut dimasukan kedalam lubang kecil tabung ukur lalu putarlah kekanan atau kekiri sesuai dengan kedudukan yang tidak tepat tadi sehingga kedua garis yang berangka 0 tadi segaris.untuk mempertahankan usia pemakaian suatu alat ukur(mikrometer)ini harus dirawat serta diperlihara dengan Langkah-Langkah sebagai berikut:  

• Bersihkan mikrometer dan kotoran berikan pelumas bagian-bagian yang bergeser atau bergerak terutama ulirnya dan bagian peraba sensor supaya tidak berkarat.

Simpanlah pada tempat yang sudah disediakan seperti kota plastik atau kayu dalam keadaan baik. 

 Cara memegang serta mengukur dengan menggunakan Mikrometer Kelingking serta jari manis pada tangan kanan memegang Mikrometer,jari lainnya memutar tabung putar atau racet hingga menyentuh benda ukur. Tangan kiri memegang benda kerja. untuk menghindari tekanan yang berlebihan pada benda yang diukur. maka putarlah racet hingga berbunyi klik.Diwaktu mengukur,jangan hanya memutar tabung putar saja.Hal ini bisa merubah hasil pengukuran,karena tekanan tangan yang memutar tidak Stabil,harus betul-betul memakai perasaan. Jangan menarik mikrometer keluar serta benda kerja untuk dilihat hasil pengukurannya hal itu bisa merusak landasan dan ujung poros geser (AUS).

HARVEY HUBBEL Nama orang pertama yang mematenkan tusuk kontak

HARVEY HUBBEL Nama orang pertama yang mematenkan tusuk kontak

HARVEY HUBBEL merupakan orang pertama yang mematenkan tusuk kontak dan kontak,pertama kali digunakan untuk pemanggang Roti dan untuk Fitting lampu.Pada saat pertama kali Listrik diperkenalkan kerumah tangga Fungsi utamanya adalah untuk penerangan dan setelah itu berlanjut kepada peralatan Listrik lain seperti pada saat ini untuk Radio,Televisi pengeringan rambut, mesin cuci dan lain sebagainya.

Pengembangan kebutuhan listrik pada rumah tangga menjadikan manusia ingin mencari cara untuk lebih mudah memindahkan dan menyambung listrik itu dari suatu tempat Ketempat lain dan dapat dipindah atau diangkat secara cepat dan alat inilah yang disebut dengan tusuk kontak.



• PHILIP F LABRE menemukan
Kekurangan  pada tusuk kontak
yang dibuat oleh Harvey Sebab
pada tusuk kontak itu hanya terdapat dua Kabel,yaitu satu kabel pengahantar dan kabel Netral,Karena pada saat terjadi gangguan pada pengahantar tersebut akan mengalirnya arus secara terus menerus sampai terjadi pemutusan.Philip membuat 
kabel Gruond untuk 
melangsungkan arus gangguan tadi langsung kebumi dan pada tahun 1928 Dia mematenkan hak ciptanya tersebut.

Tusuk kontak harus dirancang sedemikian rupa sehingga ketika dihubungan tidak mungkin terjadi sentuhan tak sengaja dengan bagian aktif Tusuk kontak yang tidak terlindung tidak boleh dibuat dari bahan yang mudah pecah.sambungan antara tusuk kontak dan kabel Flexibel harus baik untuk menghindari kerusakan mekanis.

Tusuk kontak dan kontak kontak yang digunakan pada industri tusuk kontak yang terdiri dari tusukkontak banyakPhasa/multi Phase.untuk menyambung sumber Listrik keban yang akan dibertegangan.

Jenis-jenis tusuk kontak yang ada dinegara eropa ada standar yang harus dipakai didalam industri sesuai dengan IEC 60309 dan Standar yang perlu disana.tusuk kontak tersedia dalam 2PE+E (Satu Phasa), 3P+E(Tiga pasa tanpa netral) dan 3P +N E (Tiga pasa dengan netral) kapasitas tegangan  tersebut pada 16 A 32,A 63 A,125A dan 200A.

Pada tegangan tiga pasa maka setiap tegangan pasanya dibedakan dengan kode warna tertentu sesuai dengan  standar yang berlaku bagi negara-negara yang memakainya.pada Klasifikasi dari warna tusuk kontak tersebut juga dibedakan dengan warna tidak akan bisa masuk kepada kotak kontak merah, begitu juga sebaliknya untuk warna biru tidak akan mungkin masuk kepada warna hitam,jadi dibawah ini diberikan berdasarkan tegangan yang digunakan.

               ✳.    25V : Ungu 
               ✳.     50V : Putih
               ✳.    100-130V :kuning
               ✳.    200-250V : Biru
               ✳.   346-460V :merah
               ✳.    500-750V :Hitam

Twist-locking Connectors pertama kali di temukan Oleh Harvey Hubbel pada tahun 1938 dan Twist lock menjadi merek dagang Hubbel Incorporated.
walaupun istilah yang dipakai ini umum namun mengacu
pada Nema dan hampir semua pabrik mengeluarkan produk yang mempunyai spesipikasi sama.tidak sama dengan produk lain tusuk kontak ini posisinya melingkar dan pasanya tidak akan tertukar dengan yang lain karena saat  dimasukan pada tusuk kontak dia diputar sedikit dan  tusuk kontaknya akan terkunci,tusuk kontak ini menjamin tidak akan mudah lepas dari kotak kontaknya dan kontaknya dan produk ini cock sekali untuk industri maupun komersil.

KABEL LISTRIK

Banyak kabel dapat digunakan untuk membentuk jaringan listrik dirumah spesifikasi yang tepat menjadikan spesisifikasi aman dan hemat biaya.
Meskipun banyak kabel tak semua dapat digunakan untuk instalasi listrik dan lampu.pada dasarnya dua jenis kabel listrik yang sering kita temui yakni jenis serabut dan jenis pejal.kedua jenis ini mempunyai spesifikasi data yang berbeda sehingga memiliki fungsi yang berbeda pula. Kabel Flexibel biasanya dipergunakan untuk menyambung kepada tusuk kontak karena tusuk
 kontak biasanya harus Flexibel karena pada umumnya biasanya dipindah dan satu tempat ketempat lain dan biasanya sering juga dicabut atau ditusukkan ke tusuk kontaknya.
Hubungan  Kabel Flexible harus tahan  terhadap gaya tarik dan gesekan.selubung kabel harus tahan terhadap pengelupasan dan inti penghantar terhadap puntiran.inti pengaman kalau ada didalam hubungan tersebut diatas harus demikian panjangnya sehingga apabila hubungan tersebut lepas,
maka inti pengaman tersebut akan putus paling akhir.alat untuk mengurangi beban tersebut tidak boleh bertengan dan harus sedemikian rupa konstruksinya, sehingga kerusakan mekanis dari pengahantar yang dilindungi terhadap gaya tarik dapat dihindari.
Menekukan Kabel  Fleksibel Pada lubang pemasukan harus dihindarkan misalnya,
dengan menghaluskan tepi lubang pemasukan atau dengan
menggunakan  tule.Membuat simpul dan mengikat mati penghantar Flexibel pada perlengkapan listrik tidak diperbolehkan.Ujung kabel penghantar Flexibel yang dihubungan pada perlengkapan listrik harus dibuat sedemikian rupa sehingga kawat halus (Kawat banyak) penghantar
tersebut.

Hal ini dapat dicapai dengan jalan menyolder, menggunakan selongsong Atau dengan menggunakan sepatu kabel. sepatu kabel yang disolder tidak dibolehkan pada tempat hubungan dimana terdapat getaran kerja.

• Hubungan penghantar kawat
  banyak tujuh kawat atau lebih
  harus dilaksanakan sebagai
  berikut :

• Disolder atau dipres dengan
   sepatu kabel.

• Dijepit pada kontak hubung 
   yang mempunyai alat yang
   dapat mencegah 
   penyebaran kawat-Kawat.

• Kawat-kawat disatukan
   terlebih  dahulu dengan cara
   menyolder bersama dan
   kemudian menjepit antara
   permukaan logam atau
   dengan sekerup penjepit.

Cara lain yang sudah diijinkan
Sebagai pengahantar arus listrik,kabel memiliki batas kemampuan,semakin besar penampang dari kabel maka semakin besar pula kemampuan
hantar arusnya kabel serabut berdiameter 0.75mm Rata-rata
hanya mampu menghantar arus sebesar 500 Watt.jika daya yang melewati kabel itu lebih besar maka kabel itu akan panas dan terbakar.untuk menghantar arus yang lebih maka sebaiknya digunakan kabel yang mempunyai penampang yang lebih besar pada suatu instalasi listrik.kawat fase,netral dan Nol (PE) Mempunyai kode warna yang berbeda sehingga dapat memudahkan dalam pengerjaan pemekrisaan kabel sesuai dengan peraturan yang berlaku (Puil) pemberian kode warna hantaran.

PHASA PENGHANTAR

Penghantar Phasa biasa juga
disebut dengan penghantar posisif adalah penghantar yang membawa arus bolak -balik dari sumber tenaga ke peralatan Standarisasi dari tegangan tergantung kepada setiap negara. beberapa instalasi atau 
penyambungan pada perumahan ada yang menggunakan satu phasa,dua Phasa yang diambil dari 3 Phasa dari sistem atau menjadi kedua-keduanya dan setiap phasa 
harus dipisahkan.

Pada pembahasan Tusuk kontak ini kita tidak  perlu membahas yang mana polaritas negatif atau positif (Phasa atau netral) Karena pada tusuk kontak itu positif hanya akan tersambung dengan positif (Phasa) Begitu juga antara negatif(netral) akan tersambung kepada negatif karena arus listrik ini adalah bolak balik (AC).tetapi untuk mengetahui standart negara lain ada yang sudah menentukan.